Bau Badan, Paling Mengganggu Pergaulan
Ringgo Agus: Tersiksa Bau Ketiak
AKTOR film Ringgo Agus Rahman benar-benar alergi dengan bau ketiak, khususnya ketiak orang lain. Ringgo bisa saja mendadak ngacir meninggalkan tempat kalau hidungnya mengendus bau tak sedap dari ketiak lawan bicara. Konsentrasi dan mood langsung buyar begitu hidungnya tersiksa bau ketiak.
“Bau ketek (ketiak) itu bisa bikin pusing seharian. Makanya kalau gue harus berbicara dengan orang yang keteknya bau banget, gue pasti buru-buru menyudahi obrolan sesingkat mungkin,” gumamnya. Dengan kejadian itu, kekasih aktris Revalina S Temat ini sangat menyadari jika pria juga tidak kalah penting dalam memperhatikan masalah bau badan. Biarpun begitu, Ringgo secara jujur juga mengaku kalau dirinya kadang malas mandi. Dalam sehari hanya satu kali mandi. Hanya saja meski jarang mandi, Ringgo mewajibkan dirinya untuk tetap dalam keadaan wangi.
“Buat gue, cowok juga wajib wangi. Biar pacar betah, Reva (maksudnya Revalina S Temat) orangnya jujur. Kalau gue badannya lagi bau, ya dia pasti langsung mengingatkan. Makanya gue wajib wangi deh,” ujar Ringgo dengan mimik kocaknya. Pemain film Si Jago Merah itu tentu tak ingin pengalaman pahit bertemu dengan ketiak bau terulang lagi. Agar badannya tak mudah bau, Ringgo berusaha menjaga badannya tak bercucuran keringat saat bekerja. Soalnya dia tahu kalau keringat terlalu banyak bisa memicu bau badan. Untuk mengurangi produksi keringat berlebih, Ringgo lebih suka memilih mengenakan busana yang simple. “Makanya gue lebih senang memakai kaos. Soalnya adem dan menyerap keringat, ” gumamnya.
Masalah Bau Badan
Mayoritas Melanda Pria karena Malas Mandi
BAU badan atau romhidrosis, adalah bau bakteri yang menempel pada tubuh. Bakteri ini bertambah jumlahnya dengan cepat karena kehadiran keringat. Tetapi keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau. Hanya saja bromhidrosis biasanya menimbulkan masalah sosial, sehingga penderita datang berobat ke dokter bila usaha pengobatan secara awam tidak berhasil.
Ada dua kelenjar keringat utama di kulit, yaitu kelenjar apokrin dan kelenjar ekrin, karenanya berdasarkan gambaran klinis, bromhidrosis dibagi atas bromhidrosis apokrin dan bromhidrosis ekrin. Bromhidrosis apokrin sendiri adalah bau badan yang tidak normal atau berlebihan, berasal dari sekresi kelenjar apokrin yang kemudian mengalami proses pembusukan oleh bakteri.
Sementara Bromhidrosis ekrin ialah bau badan yang tidak normal atau berlebihan, akibat sekresi kelenjar ekrin yang berlebihan sehingga melunakkan stratum korneum dan kemudian mengalami dekomposisi akibat kerja bakteri.
Bau badan pada manusia terutama ditentukan oleh sekresi kelenjar apokrin dan sedikit dipengaruhi oleh sekresi kelenjar sebasea serta dekomposisi keratin. Sumber utama bau badan manusia adalah ketiak, karena kelenjar apokrin paling banyak terdapat di daerah tersebut.
Bromhidrosis apokrin muncul setelah pubertas, karena kelenjar apokrin baru mulai berfungsi setelah pubertas. Bromhidrosis apokrin dapat dijumpai pada semua ras, tetapi ada sedikit variasi. Orang kulit hitam, kelenjar apokrinnya lebih besar dan lebih aktif dibanding orang kulit putih dan oriental, sehingga penyakit ini lebih sering dijumpai pada orang kulit hitam.
Kebersihan tubuh sangat berperan pada penyakit ini, sehingga penderita laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Ada pula yang menyebut jika bau juga sedikitnya dipengaruhi musim. Faktor ini tidak terlalu dominan. Misalnya pada musim panas lebih parah karena produksi kelenjar ekrin meningkat, otomatis meningkatkan produksi bau ketiak.
Salah satu penyebab yang memperburuk bau ketiak adalah keberadaan rambut dan pakaian yang membuat keringat terperangkap. Sementara itu bakteri lokal juga dapat tumbuh subur pada keadaan hangat di daerah lipatan ketiak dan menjadi lembab karena keringat ekrin mengendap.
Berbagai Jenis Bau Badan
BAU badan tentu sumbernya bukan hanya dari ketiak atau dari kentut saja. Bagian-bagian organ tubuh lain juga potensial menebarkan aroma tak sedap, antara lain:
- Apek seperti handuk dalam loker pada keringat, disebut kelainan Metabolik herediter.
- Bau seperti sirup maple (kayu atau karamel) pada keringat, urin, dan liang telinga, disebut kelainan Degeneratif serebral herediter
- Bau seperti gandum kering pada keringat, urin, dan feses disebut kelainan Sindrom Oasthouse.
- Bau amis atau mentega tengik di keringat dan urin, disebut kelainan Sindrom hipermetioninemia.
- Bau seperti keringat pada kaki, disebut kelainan Isovaleric acidemia, Sindrom bau kaki (odor of sweaty feet).
Cukurlah Bulu Ketiak
Agar Keringat Cepat Menguap
BAGI sebagian orang, mencegah bau badan relatif mudah. Tapi sebagian yang lain, bau badan begitu mudah keluar, biarpun sehabis mandi. Namun paling tidak ada cara-cara untuk mengurangi bau badan, antara lain:
- Menghapus keringat dari permukaan kulit sebelum menodai baju atau kembali masuk ke dalam kulit. Caranya dengan sering-sering mencuci ketiak dengan cermat. Mencukur bulu ketiak juga perlu dilakukan, sehingga mengurangi keringat yang terperangkap di situ. Selain itu juga dianjurkan untuk seringkali mengganti pakaian dalam.
- Mencegah dekomposisi bakteri dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri.
Kebanyakan deodoran yang ada di pasaran, bekerja dengan cara ini. Antibiotik topikal, misalnya gentamisin, neomisin, basitrasin cukup efektif sebagai anti bakteri, tetapi efek samping berupa dermatitis kontak alergi sering dijumpai, terutama pada pemakaian neomisin.
- Menutupi bau ketiak dengan bau yang enak.
Kebanyakan deodoran sudah mengandung parfum yang berguna untuk menutupi bau ketiak.
-Mandilah, paling tidak dua kali sehari, pagi dan petang. Kalau udara benar-benar panas dan keringat bercucuran, tak ada salahnya mandi lagi. Gunakan sabun antiseptik guna membunuh kuman-kuman dan bakteri.
Pilihan Cara Alami
Cobalah Daun Sirih, Kemangi atau Beluntas
BANYAK orang gagal mengusir bau badan dengan obat-obatan atau parfum. Padahal ada banyak pilihan alami tanpa efek samping untuk mencegah bau badan. Berikut pilihan-pilihannya:
- Daun Sirih (Piper Betle)
Daun sirih yang telah lama dikenal berkhasiat sebagai antiseptik juga diketahui mengandung zat-zat aktif yang mampu menghilangkan bau badan. Sirih dikenal ampuh menghilangkan bau badan terutama yang ditimbulkan bakteri atau jamur. Kandungan kimia minyak asiri dalam daun sirih antara lain kadinen, kavikol, sineol, eugenol, karvakol dan zat samak.
Untuk menghilangkan bau badan, salah satu cara adalah dengan merendam beberapa helai daun sirih dalam air panas. Setelah dingin, airnya diminum. Dapat pula ditambahkan gula putih secukupnya untuk menambah rasa.
Cara lainnya adalah dengan menghaluskan daun sirih dengan kapur lalu dioleskan ke ketiak.
- Daun Beluntas (Pluchea Indica)
Tanaman yang biasa digunakan sebagai pagar hidup ini mempunyai sifat khas berbau langu dan berasa getir. Daun dan bunganya mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptik. Kandungan kimianya antara lain amino (leusin, isoleusin, triptofan, treonin), lemak, kalsium, fosfor, besi, Vitamin A dan C).
Untuk menghilangkan bau badan, daun beluntas biasa dilalap mentah atau dikukus terlebih dulu. Daun beluntas yang telah direbus juga lezat disantap sebagai urap (sayuran dengan kelapa parut yang dibumbui). Bagi yang tidak suka, bisa dengan meminum air rebusan daunnya setiap pagi dan sore. Beluntas juga bermanfaat menurunkan suhu tubuh serta mendinginkan badan. Dengan begitu, banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.
- Daun Kemangi (Ocimun Balisicum)
Zat aktif yang terkandung dalam daun kemangi juga berfungsi sebagai antiseptik. Untuk mendapatkan manfaatkan daun ini juga digunakan sebagai lalap mentah atau sebagai sayuran urap yang juga mentah. Daun kemangi juga mengandung zat yang dapat meningkatkan selera makan. Bagi perempuan yang sedang mengalami menstruasi, jika mengonsumsi daun kemangi kurang lebih satu genggam pagi dan sore selama masa haid akan terhindar dari bau yang tidak sedap yang sering menimpa perempuan haid.
- Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Zat-zat yang terkandung di dalam temulawak adalah sapomin, flavoinoida dan minyak asiri untuk menghilangkan bau badan. Caranya ialah minum rebusan rimpang temulawak yang telah dipotong-potong halus. Air perasan temulawak yang sudah diparut dengan tambahan sedikit madu juga dapat diminum untuk menghilangkan bau tak sedap yang keluar dari tubuh. Selain itu, parutan temulawak juga dapat dibalurkan ke seluruh badan, dan didiamkan hingga kering sebelum dibersihkan untuk mendapatkan hasil maksimal.
- Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa)
Zat aktif terkandung di dalamnya yang dapat menghilangkan bau badan adalah sapomin, flavoinoida dan polifenol. Kecombrang dapat dimanfaatkan dengan memasak daun muda dan bunganya dimakan sebagai teman makan nasi. Di daerah tertentu kecombrang biasa dimasak sebagai sayur lodeh.
- Jeruk Purut (Citrus bystrix)
Kulitnya mengandung minyak asiri yang berbau harum. Jeruk purut dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan dengan cara meminum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur yang dihaluskan bersama-sama dengan air secukupnya.
- Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Air jeruk nipis dicampur dengan sedikit kapur sirih lalu digosokkan ke bagian tertentu seperti ketiak dipercaya mampu mengusir bau badan yang tidak sedap.
- Jahe (Zingiber officinale)
Banyak orang India percaya, kalau rajin mengonsumsi jahe bisa membuat badan seseorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari Kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya kepada aura spiritual. Wedang jahe jika dikonsumsi secara teratur bisa jadi sangat membantu mengatasi masalah bau badan.

- Ketimun/Mentimun (Cucumis sativus)
Satu buah ketimun muda dikupas kulitnya lalu digosokkan ke bagian badan dan berbau hingga berulang sehabis mandi.
- Cengkih/Cengkeh (Eugenia aromatica)
Beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum. Air rebusan beberapa kuntum cengkeh dengan gula merah, dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan di kala hujan.
sis / Agung Budi Santoso — 0816 110 9381
