Ketika Inflasi, Harga Emas Meroket
Investasi Emas Jangan Berbentuk Perhiasan
Sama halnya dengan investasi di properti, menginvestasikan
dana dalam bentuk emas juga cukup menguntungkan.
Sekedar ilustrasi, dulu di awal 1990-an, orang bisa naik
haji dengan rasio biaya sekitar 300 gram emas. Namun
kini, cukup dengan 125 gram emas, orang sudah bisa
berhaji. Mengapa? Emas berbalik banding dengan rupiah.
Bila anda biarkan dana anda mengendap dalam bentuk
uang tunai, maka nilainya akan terus menyusut karena
devaluasi (penurunan nilai uang) akibat inflasi
(kenaikan harga).
Sebaliknya dengan emas, nilainya justru semakin mahal
ketika inflasi melanda. Kini anda tinggal menentukan
emas dalam bentuk apa yang paling bagus buat investasi.
Emas tersedia dalam berbagai macam bentuk, mulai dari
batangan, emas koin dan yang paling populer tentunya
dalam bentuk ‘matang’ yakni perhiasann.
Emas batangan biasanya 22 atau 24 karat, atau apabila
dalam persentase adalah 95 persen dan 99 persen
kemurniannya. Jenis emas ini cukup aman menjadi pilihan
investasi lantaran relatif mudah menjual. Dimanapun anda
menjual nilainya akan sama.
Yang kedua berbentuk emas koin. Nilai dan kadarnya pun
sama dengan emas batangan. Namun emas koin sekarang
semakin langka. Toko-toko emas semakin jarang yang
menjual emas koin. Namun bila mengincar prospek ke
depannya, tak ada salahnya berburu dari kalangan kolektor.
Sebab nilai sejarahnya tentu membuatnya makin mahal.
Sedangkan bentuk paling populer yakni emas perhiasan,
memang sangat mudah dijumpai di toko emas. Dengan
mudah pula anda bisa memesan sesuai bentuk selera berikut
aksesoris yang menempel di perhiasan. Misalnya minta
dipasangkan manik-manik dengan warna sesuai selera.
Namun justru biaya pembuatan dari proses pemesanan
membuat beban biaya investasi.
Karena itu, investasi emas dalam bentuk perhiasan
keuntungannya tidak sebesar dalam bentuk batangan
yang tak menelan ongkos pemesanan. Karena itu
hindari investasi emas dalam bentuk perhiasan.
Sekedar tips tambahan, membeli emas bentuk
apapun, pastikan kembali bahwa Anda mendapatkan
sertifikat yang berisikan berat dan kadar dari emas
tersebut serta bukti pembelian emasnya. Untuk
emas batangan dan lantakan, anda dapat membeli
di perusahaan ternama yang berani menjamin
keaslian emas dan enjamin pula purna jualnya.
Perusahaan emas terkenal P.T. Aneka Tambang
lewat pengolahan dan pemurnian logam yang
berlokasi di Jl Pemuda, Jakarta Timur, bisa
menjadi rujukan tempat membeli emas batangan
untuk investasi. Pilihannya di sana cukup bervariasi,
mulai dari berat 2.5, 5 dan 10 gram.
Tiap tahun sekali, PT Aneka Tambang biasanya
mengikuti pameran-pameran, misalnya BUMN
Expo, atau pameran investasi di Gedung
Jakarta Convention Center (Balai Sidang
Senayan). Anda perlu mengunjungi stan
perusahaan tambang emas untuk mendapatkan
info pembelian.
Selain itu, investasi emas dapat pula melalui
Bank Syariah Mandiri atau HSBC Syariah dan
bank-bank syariah lain yang melayani
investasi simpanan emas. Umumnya mereka
menyediakan aneka pilihan pembelian emas
batangan, lantakan atau emas koin. Setelah
emas dibeli, maka fisik barang akan disimpan
di ’safe deposit box’ milik bank untuk investasi
jangka panjang.
Selain jaminan keamanan dari unsur kriminalitas,
nasabah biasanya mendapat keuntungan lain,
yakni lebih mudah bila hendak mengajukan kredit.
Sebab simpanan emas otomatis dinilai sebagai
jaminan (agunan).
Artikel Di atas Dikutip Dari Buku:
Judul buku : 40 Bisnis dan Investasi Menggiurkan
Penulis : Agung Budi Santoso
Penerbit : Panta Rei
Terbit : sejak November 2007
Diedarkan : Di toko-toko buku Gramedia, Gunung Agung
dan toko-toko buku terkemuka seluruh
Indonesia
